Bireun, Aceh (28 Desember 2025) – Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Provinsi Aceh menggelar kegiatan kemanusiaan dengan membuka pos kesehatan darurat serta menyalurkan bantuan bahan makanan pokok kepada warga terdampak banjir Aceh 2025 di Desa Punjot, Kabupaten Bireuen, Minggu (28/12/2025).
Banjir yang melanda wilayah Bireuen dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan puluhan rumah warga terendam. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat kesulitan mengakses layanan kesehatan dan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Menyikapi situasi tersebut, PAEI Provinsi Aceh turun langsung ke lokasi terdampak melalui program “Peduli Bencana Korban Banjir”. Tim membawa tenaga kesehatan sekaligus bantuan logistik untuk membantu warga di lokasi.
Ketua kegiatan PAEI Aceh, Gunawan, mengatakan kehadiran pos kesehatan bertujuan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu-ibu, dan anak-anak. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah serta penanganan keluhan penyakit yang umum muncul pasca banjir.
“Pasca banjir, risiko masalah kesehatan meningkat. Karena itu, PAEI hadir tidak hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terpantau,” ujar Gunawan.
Selain membuka pos kesehatan, PAEI juga menyalurkan bantuan bahan makanan pokok berupa beras dan paket sembako. Bantuan diserahkan langsung kepada warga terdampak untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan selama masa pemulihan pascabanjir.
Warga Desa Punjot menyambut baik kegiatan tersebut. Salah seorang penerima bantuan mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan dan bantuan pangan yang diberikan, mengingat kondisi ekonomi dan kesehatan warga belum sepenuhnya pulih setelah banjir.
PAEI Aceh menyatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus terlibat dalam upaya penanganan dampak bencana, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.

PAEI – Official Website